NAPAS PENDEK MEMBUAT ANDA MUDAH SAKIT ?

NAPAS PENDEK MEMBUAT ANDA MUDAH SAKIT ..???

Saya kembali tertarik menjelaskan hal-hal sederhana tetapi prinsip tentang kesalahan pada kegiatan pernapasan dan akibat yang di dapat. Banyak yang bertanya dengan nada nyinyir gaya politikus “ kenapa saya harus belajar bernapas ???? “ biasanya disertai senyum “ngece” ( meledek ). Dari orok kan udah bisa bernapas…..hehehehe.

Ok, saya akan berikan rumus sederhana tentang pengertian bernapas benar dan hasilnya.

Napas Pendek = Tubuh banyak CO2 ( Karbondioksida ).

Napas Panjang = Tubuh cukup O2 ( Oksigen )Banyak CO2 = Sel pada organ akan mulai ” kehabisan napas”.

Banyak O2 = Sel pada organ leluasa menjalankan tugas.

Tubuh banyak CO2 = Darah menjadi asam ( pH 4 – 6 ).

Tubuh cukup O2 = Darah menjadi basa ( 7 – 8 ).

Apabila darah asam = sistem metabolisme kacau, darah jadi tempat tinggal virus dan bakteri.

Apabila darah basa = sistem metabolisme teratur, darah relatif bersih terhadap “ pendatang jahat “

Metabolisme kacau = ANDA SAKIT KARENA SISTEM YANG RUSAK, VIRUS, DAN BAKTERI PATOGEN.

Metabolisme teratur = ANDA TETAP SEHAT SECARA SISTEMIK, DAN KEBAL PENYAKIT

Berulang hal ini saya sampaikan karena, ternyata tidak semua orang yang berlatih pernapasan, apalagi yang tidak sama sekali, memahami mengapa mereka harus bernapas benar. Kesehatan selalu diukur dari apa yang apa yang dimasukkan ke mulut. Ini kurang lengkap, ada hal 3 utama yang menjadi awal dari penyakit tubuh manusia,yaitu:

  1. Pengaturan pernapasan yang keliru
  2. Pengaturan makanan dan minunan yang keliru
  3. Manajemen pikiran yang keliru

Dalam biologi terutama dalam ilmu biomedik dasar tubuh manusia, saraf otonom bekerja dan menanggung beban mengatur sistem kerja organ manusia secara mandiri agar anda bisa menikmati dan menjalankan hidup dengan baik.

SARAF OTONOM ADALAH PENGUASA SISTEM KENDALI ORGAN YANG BEKERJA OTOMATIS.

Kita, secara sadar, tidak perlu disibukkan dengan berbagai kesibukan mengatur kerja organ tubuh kita dan sistemnya, misalnya pengaturan ritme jantung, pengatur tekanan darah, ginjal, pankreas, mengatur kadar gula, mengatur trasnportasi nutrisi agar terdistribusi dalam tubuh dengan baik dan juga mengatur agar pencernaan bekerja dengan baik. Semuanya sudah di kerjakan secara otomatis oleh SARAF OTONOM, kita tinggal terima bersih saja. Bayangkan kalau itu juga dikerjakan dan dikendalikan oleh otak sadar, wah seumur hidup kita hanya sibuk mengurusi kerja tubuh saja.

PARU PARU BEKERJA DENGAN 2 PENGENDALI. SARAF OTONOM DAN OTAK SADAR

Dalam 3 hal tadi, saya akan membahas terutama pada point 1 dan sedikit point 2. Paru-paru adalah satu-satunya organ yang sangat istimewa, bisa dikendalikan oleh otak sadar, dan saraf otonom / tidak sadar. Pada saat kita tidur, berbicara pada orang lain, ataupun berkegiatan lainnya, tanpa disadari paru-paru kita akan tetap bekerja dengan ritme yang terjaga, memastikan bahwa tubuh termasuk organ dalam kita mendapatkan suplai oksigen dengan jumlah cukup dan mengeluarkan karbondioksida. Oksigen sangat vital diperlukan dalam pembentukan energi pada tingkat sel.

Apa yang terjadi kalau suplai oksigen pada sel berkurang apalagi pada organ …???? Anda pasti akan mengerti akibatnya bukan …??? Semua pekerjaan besar ini diatur oleh saraf otonom yang bekerja otomatis.

MANAJEMEN PERNAPASAN ADALAH PENGATURAN NAPAS DENGAN OTAK SADAR.

Kita sering malas dan tidak pernah bertanya, mengapa Tuhan menciptakan paru-paru dengan 2 pengendali ini …????

MENGAPA HARUS ADA 2 …???

Bagi yang acuh tak acuh akan berpikir gampang “ pokoknya terima bersih aja daaah “ …. Hehehe.. biarkan paru-paru kerja otomatis saja. Nikmati hidup aja, ngapain pusing..?. Kita lihat lagi 2 pengendali paru-paru / pernapasan kita

  1. Pengendali tidak sadar / otonom / otomatis
  2. Pengendali sadar / otak sadar

Mari kita gali lebih dalam keduanya dan manfaat pengendalian pernapasan dengan otak sadar. Segala sesuatu yang otomatis akan mengalami penurunan fungsi karena masa pakai, dan berbagai sebab lainnya. Istilah sederhananya mulai dan makin melenceng dari pakem. Dalam manajemen modern disebut “ tidak sesuai SOP lagi “ ( SOP = Standar Operation Procedure / standar tahap kerja )Demikian juga dengan sistem organ, akan mulai mengalami penurunan fungsi karena usia ( biasanya diatas 35 tahun ) Semakin tua, biasanya kita makin malas bergerak, semakin sedikit gerak maka akan membuat paru-paru semakin sedikit dalam memompa oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Istilah sederhananya adalah malas bernapas. Tubuh perlahan mulai keracunan CO2, darah makin asam, metabolisme mulai melenceng, asam lemak yang merupakan salah satu indikator banyaknya asam dalam tubuh meningkat dengan pesat. Kerja organ mulai tersendat sendat karena sel-selnya kurang oksigen, makin lambat, makin tidak efisien dan kita menyebutnya sebagai “ SAKIT SISTEMIK “. Contoh paling sederhana sakit jenis ini adalah kelelahan, sakit kepala, nyeri, flu dan pilek, serta masalah sinus. Bahkan, jika kondisi ini didiamkan terlalu lama bisa sampai menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh dan akhirnya terjadi kematian.

Ohya, sakit karena sistemik ini TIDAK MUDAH disembuhkan dengan obat, karena pada dasarnya tubuh memang tidak memerlukan obat. Tubuh hanya minta disuplai kembali oksigen yang kurang, ( LIHAT RUMUS SAYA DIATAS ) tetapi biasanya dalam dunia modern, kita hanya mengerti dengan obat, dan akhirnya akan berikan bermacam obat agar organ sembuh, yang sebenarnya memperburuk keadaan. Obat bisa menolong tetapi sebaiknya untuk kejadian kejadian tertentu. Pada saat seperti inilah fungsi kendali kedua harus anda gunakan yaitu kendali otak sadar dalam manajemen pernapasan yaitu berlatih pernapasan. Latihan ini akan meningkatkan oksigen dalam darah, mengembalikan derajat pH darah, mengembalikan unjuk kerja organ pada sistem kembali seperti semua. Adakah cara sederhana untuk memperbaiki sistem tubuh yang sakit dan kacau ini dengan pernapasan ? Ada, sering-seringlah menarik napas dalam yang panjang, demikian juga saat membuangnya dengan rentang waktu yang teratur. Apakah cukup ? Tentu tidak cukup, anda harus memiliki panduan dan pelatih yang membimbing anda agar memiliki sebuah manajemen pernapasan agar anda sembuh dan sehat sempurna.

Posted by Eko Yudho Tamtomo on Wednesday, 19 September 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *