PERJUANGAN MENDAPATKAN PREDIKAT SURVIVOR KANKER TYROID UNTUK MAS RISMAN – YOGYAKARTA

Menjelang 5 jam kepulangan saya ke Pontianak dari Yogyakarta selepas Tradisi MP 2018 di Parang Kusumo, ada seorang pemerhati tulisan-tulisan saya di facebook ini yang meminta janji untuk bertemu. Seorang teman baru dan saudara bertambah satu lagi. Mas Risman Bayu Asmoro namanya, seorang wirausahawan ulet, yang sebelumnya adalah seorang karyawan pada perusahaan pelayaran wisata terkenal negeri seberang. Saat ini adalah anggota kebugaran disalah satu kelompok latihan MP Yogyakarta yaitu Sasana Hinggil di alun-alun selatan yang terkenal itu, dimana seluruh anggota MP senior Indonesia secara nasional di uji. Jauh-jauh hari sebelum berangkat ke Yogya, mas Risman sudah wanti-wanti agar saya bersedia meluangkan waktu….hehehe saya tidak bisa lari. Di sebuah rumah makan gudeg dibilangan perempatan Jl Ngeksigondo, kami bertemu dan mas Risman menceritakan apa yang sekarang menjadi masalahnya. Satu jam kami ngobrol sekaligus saya sempatkan juga saya memberikan pengajaran singkat dan pengertian sederhana mengenai olah pernapasan penyembuhan.

BERNYAWA RANGKAP SEMBILAN

Sejak masa kecil ternyata mas Risman ini sudah dekat dengan kejadian-kejadian “ menakutkan atau mepet-mepet dengan nyawa “, betapa tidak ? Pada masa muda, ada satu peristiwa terjatuh dari pohon dimana perutnya mengenai pundak seorang teman yang berimbas pada kerusakan organ limpa serta berakhir dimeja operasi, dioperasi dan harus diangkat. Pada saat bekerja dengan beban, mas Risman ini nampaknya melakukan “ sedikit” kekeliruan sehingga “ melukai “ ruas tulang belakang yang menimbulkan rasa nyeri pada pinggang dan punggung bawah belakang hingga hari ini. Dan yang paling mengejutkan adalah, mas Risman pernah mengalami hipertiroid dan terdeteksi sebagai kanker tiroid stadium I……weleh…weleh… Belum sempat rasa terkejut saya lewat, mas Risman ini sudah melakukan operasi kankernya pada tahun 2015 dan saat ini dia harus bisa melanjutkan hidupnya tanpa kelenjar hormon ini, dan seumur hidup harus meminum pengganti hormon tiroid karena sudah pasti akan mengalami hipotiroid. Belum lagi saat ini dia harus melawati masa 2 – 3 tahun agar benar benar dianggap seorang survivor kanker. Saya menelan ludah berkali-kali…Pantas kakeknya bilang “ Nyawamu koyo kucing, rangkep songo, ora mati-mati “ ( Nyawamu seperti kucing, rangkap sembilan, tidak mudah mati ) Dan sang kakek sepertinya memang benar…! Mas Risman merasa tidak mengalami masalah dan marasa terganggu dengan 2 kejadian besar itu, baik sebelum atau sesudah operasi. Gejala gejala yang umum dirasakan oleh penderita hipertiroid juga tidak ada, yang ada hanya benjolan saja. Saat ini yang dipikirkan hanyalah bagaimana melewati masa agar dinyatakan sebagai survivor kanker dengan aman, dan memperbaiki masalah nyeri pada lumbar saja. Kasus yang unik bukan..? Mari kita bahas satu persatu tentang semua istilah yang saya sebutkan diatas agar anda semua bisa memahami dan juga mempelajari kasus yang menarik ini

LIMPA DAN AKIBAT BILA DIANGKAT

Limpa tidak berperan pada sistem perncernaan makanan. Limpa adalah organ tubuh yang berfungsi menjalankan fungsi peredaran darah dan sistem pertahanan tubuh. Fungsi limpa adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai tempat cadangan darah. Limpa mampu membendung darah sehingga saat tubuh mengalami perdarahan berat, limpa akan menyuplaikan darah tersebut
  2. Menghancurkan sel darah merah yang sudah tua
  3. Mengatur siklus zat besi yang merupakan komponen sel darah merah
  4. Tempat penyimpanan sel monosit yakni komponen sel darah putih yang berfungsi penting dalam melawan kuman, bakteri, dan zat asing yang masuk ke dalam tubuh.

Operasi pengangkatan limpa atau hilangnya fungsi limpa akibat suatu hal tidak akan mengancam nyawa seseorang. Limpa bukan organ vital untuk kelangsungan kehidupan. Namun peneliti pernah mengamati dampak hilangnya fungsi limpa pada seseorang sebagai berikut:

  1. Terjadi peningkatan jumlah sel darah putih dan keping sel darah akibat hilangnya fungsi penyimpanan darah limpa
  2. Terjadi peningkatan kerentanan terhadap infeksi
  3. Tidak responnya beberapa jenis vaksin.

LUMBAR

Manusia memiliki tulang punggung yaitu ruas tulang tak beraturan yang membentuk punggung yang mudah digerakkan. terdapat ruas 33 tulang punggung pada manusia, 5 ruas di antaranya bergabung membentuk bagian sacral, dan 4 ruas tulang membentuk tulang ekor (coccyx).Tiga bagian di atasnya terdiri dari 24 ruas tulang yang dibagi menjadi 7 ruas tulang cervical (leher), 12 ruas tulang thorax (thorax atau dada) dan, 5 ruas tulang lumbar. Banyaknya ruas tulang belakang dapat saja terjadi ketidaknormalan. Bagian terjarang terjadi ketidaknormalan adalah bagian leher. Nah, pada kasus mas Risman, sepertinya yang terjadi adalah Stenosis lumbar (lumbar stenosis), yaitu penyempitan yang terjadi di tulang belakang bagian punggung bawah. Gejala yang mungkin muncul meliputi:

  1. Lemah dan mati rasa, atau kesemutan pada bagian tungkai dan kaki.
  2. Nyeri punggung bawah
  3. Sakit atau kram pada satu atau kedua tungkai ketika berdiri dalam jangka waktu yang lama atau ketika berjalan.

HIPERTIROID DAN HIPOTIROID

Hipertiroid adalah kondisi kelenjar tiroid yang terlalu aktif memproduksi hormon. Ini mengakibatkan hormon tiroid dalam darah kita menjadi sangat tinggi, padahal jumlah yang dibutuhkannya sendikit. Kelenjar tiroid terletak di leher. Ia menghasilkan hormon yang dilepaskan ke dalam aliran darah untuk mengontrol pertumbuhan tubuh dan metabolisme. Hipertiroid (tiroid yang terlalu aktif) berarti tiroid Anda membuat terlalu banyak hormon tiroid. Kelenjar tiroid sendiri berbentuk menyerupai kupu-kupu dan letaknya ada di bawah jakun. Ada beberapa manfaat hormon tiroid, yaitu mengatur suhu tubuh hingga mengatur denyut jantung. Memiliki hormon tiroid terlalu banyak dapat membuat banyak hal dalam kecepatan metabolisme tubuh yaitu berat badan bisa turun dengan cepat, memiliki detak jantung yang cepat, berkeringat banyak, atau merasa gugup dan moody. Nah kalau berbicara kelenjar tiroid yang dioperasi maka sudah pasti mas Risman akan mengalami hipotiroid, oleh karena itu pasti dokter akan meresepkan hormon tiroid tiruan yang harus dikonsumsi seumur hidup.

Ohya apa gejala umum penderita hipotiroid ya…?

  1. Tenggorokan kering.
  2. Wajah membengkak.
  3. Kulit kering.
  4. Berat badan meningkat tanpa penyebab yang jelas.
  5. Lelah dan letih.
  6. Lebih sensitif terhadap cuaca dingin.
  7. Gangguan ingatan.
  8. Depresi.
  9. Detak jantung melambat.
  10. Nyeri, kaku, dan pembengkakan pada sendi.
  11. Lemah otot.
  12. Kadar kolesterol dalam darah meningkat.
  13. Rambut rontok.
  14. Kesemutan dan gejala saraf terjepit.
  15. Penglihatan kabur.
  16. Pendengaran berkurang.

Kembali yang menarik, mas Risman tidak memiliki gejala umum ini. Ok kita kembali ke olah pernapasan untuk membantu mas Risman agar bisa melewati masa penentuan survivor ( penyintas kanker )

PEMBUKTIAN DARI DR HEIRICH OTTO WARBURG TENTANG PERTAHANAN DIRI DAN PENYEMBUHAN KANKER

Dr Benardo Majalca seorang peneliti dan juga naturopatik Amerika yang menggunakan teori penyembuhan dengan pH alkali dari seorang penemu dan ilmuwan penerima 2 nobel kimia tentang penyembuhan dengan metoda pH dari Jerman Heirich Otto Warburg yang mengatakan bahwa tubuh punya kemampuan alami menyembuhkan dirinya sendiri terhadap semua jenis penyakit patogen, degeneratif dan bahkan kanker, apabila pH darah di kembalikan ke kondisi alami yaitu 7,35. Perilaku manusia sendiri, pola makan dan gaya hidup yang buruk yang membuat pH darah itu tidak terkontrol sehingga darah menjadi asam dan mudah “ terkontaminasi “Dr Warburg menjelaskan dalam penemuannya, tidak ada virus, bakteri dan tumor bahkan kanker yang bisa bertahan dalam kondisi media yang basa. Artinya kita harus membuat agar darah kita selalu dalam kondisi basa. Selain itu pH basa, membuat siklus kerja organ, metabolisme dan siklus biokimia tubuh yang biasa disebut siklus Krebs kembali berputar menjadi sedia kala. Intinya modal dasar ada untuk membuat tubuh anda mengerti kembali fungsinya adalah : Buatlah selalu pH tubuh anda menjadi Basa

BUATLAH SELALU pH TUBUH ANDA MENJADI BASA

Olah pernapasan seperti seperti beberapa waktu lalu saya jelaskan, dengan manajemen dan pengaturan yang baik mampu meningkatkan kadar pH darah lebih tinggi. Oksigen memang meningkatkan pH secara signifikan. So….. mas Risman sepertinya sudah menemukan jawabannya. Dan masa penentuan penyintas ini diharapkan bisa terlewati dengan mulus, asal tekun dan bersemangat tentunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *