GULA, KOLESTEROL DAN ASAM URAT. MANA YANG PALING JAHAT?(MENGETAHUI ASAL MUASAL PENYAKIT SISTEMIK TUBUH KITA DAN MENGENAL BAHAYA GLYCATION).

Setiap akhir kami melakukan sesi latihan olah pernapasan Komunitas MoBI pada hari sabtu dan minggu dan Merpati Putih pada Selasa dan Jumat malam selalu akan dengan diakhiri dengan cek 3 indikator darah yang selalu kami lakukan secara portabel, yaitu cek glukosa, kolesterol dan asam urat. Apa tujuannya? Tentu saja mengetahui kesehatan secara umum secara teratur, sangat penting bagi kami, karena setiap perubahan kecil pada alat indikator darah memberi peringatan visual yang nyata agar gaya hidup kami berubah menjadi lebih baik dan lebih sehat. Darah adalah alat tranportasi dan alat distribusi biokimia tubuh, semua hasil metabolisme, hormon, kelenjar, penyakit, sel asing, termasuk pola kerja organ bisa terlihat disitu. Indikator kimia darah sangat banyak, puluhan hingga ratusan item yang memberikan informasi keadaan kesehatan tubuh kita. Banyak yang menghindari pemeriksaan darah ini dengan banyak alasan, tetapi yang paling banyak adalah karena takut mengetahui penyakitnya sendiri hehehe.

Benar bukan..? Apabila kita ingin mengetahui kesehatan secara utuh maka sebaiknya melakukan general check up / lengkap dan hasilnya biasa dijadikan tolok ukur untuk mengambil keputusan medis atau juga untuk membuat keputusan merubah gaya gidup lebih sehat. Dalam artikel pendek ini saya hanya membatasi pada 3 indikator kimia darah yang selama ini selalu kami lakukan teratur dan juga secara umum bisa anda lakukan dirumah yaitu check glukosa/ gula, kolestreol, dan juga asam urat. Ohya tetapi yang utama adalah membahas tentang apa itu GLYCATIONAPA ITU GULA /GLUKOSA DARAH? Gula darah adalah gula dalam darah kita yang biasanya berasal dari makanan yang kita makan. Glukosa darah adalah sumber bahan bakar untuk semua sel tubuh supaya dapat melakukan fungsinya dengan baik.

Semua Makanan, Karbohidrat, Protein Dan Lemak Akan Menjadi Glukosa Ada salah kaprah yang selama ini dipahami oleh banyak orang, bahwa makanan yang kita makan akan diklasifikasikan oleh tubuh dan “ ditempelkan “pada tubuh kita begitu saja menurut jenisnya. Maksudnya apabila kita makan minyak dan lemak, maka kita akan berpikir bahwa itu akan menjadi lemak dan langsung membuat kita lebih gemuk, atau apabila kita makan daging (protein) maka itu nantinya juga akan menjadi daging dalam tubuh kita. Tidak, tidak seperti itu pemahamannya, Saya harus meluruskan beberapa informasi yang terlanjur di mengerti mayoritas masyarakat tentang bagaimana tubuh kita bekerja.

Semua makanan yang kita makan, karbohidrat, protein, dan lemak, seluruhnya akan diolah menjadi glukosa darah dengan persentase tertentu. Bila kita mengonsumsi karbohidrat, maka makanan tersebut akan langsung dengan mudah diolah oleh tubuh menjadi glukosa darah. Sementara, kandungan nutrisi lain seperti lemak dan protein memerlukan waktu yang lebih lama untuk diubah menjadi gula darah.Setelah tubuh berhasil mengolah makanan menjadi gula darah, zat ini akan langsung dibagikan ke seluruh bagian sel tubuh melalui pembuluh darah. Dari sel otak, hingga sel-sel yang ada di kaki kita Jika glukosa darah terlalu sedikit, sel-sel tidak akan mendapatkan makanan dan tak bisa menjalankan fungsinya.

Sementara jika terlalu banyak, akan banyak gejala dan gangguan yang timbul akibat kondisi ini.Angka Gula Darah Yang Normal:Puasa (selama setidaknya 8 jam): kurang dari 100 mg/dlSebelum makan (kadar paling rendah dalam sehari): sekitar 70 hingga 80 mg/dl. Angka juga dapat bervariasi di antara 60 dan 90.Setelah makan (2 jam setelah): kurang dari 140 mg/dl.Kadar gula yang lebih tinggi atau lebih rendah dari angka normal tergolong tidak sehat, serta menunjukkan masalah metabolisme pada tubuh.Hiperglikemia (Kelebihan Gula) Dan JenisnyaHiperglikemia puasa. Dengan kondisi ini, gula darah lebih tinggi dari 130 mg/dl setelah puasa (tidak makan dan minum) selama setidaknya 8 jam. Hiperglikemia postprandial setelah makan.

Dengan kondisi ini, gula darah lebih tinggi dari 180 mg/dl 2 jam setelah makan. Normalnya, apabila seseorang tidak memiliki diabetes, gula darah jarang mencapai 140 mg/dl setelah makan, bahkan apabila makan berat.Hipoglikemia (Gula Darah Rendah) Kondisi lain yang bisa disebabkan oleh tidak normalnya kadar gula darah adalah hipoglikemia atau gula darah rendah kondisi ini terjadi saat tubuh tidak mendapatkan gula yang cukup untuk keperluan tenaga. Orang dengan diabetes biasanya memiliki pola-pola hipoglikemia.Penyebab hipoglikemia disebabkan pola makan, obat-obatan atau kondisi medis tertentu, serta olahraga. APA ITU KOLESTEROL DAN DARI MANA ASALNYA? Saya akan meluruskan pemahaman awam yang menganggap kolesterol adalah penyakit.

Sebenarnya bukan begitu, kolesterol adalah biokimia yang penting bagi kesehatan dan keberlangsungan metabolisme tubuh kita. Kolesterol adalah zat berlilin yang terdapat pada seluruh sel tubuh untuk menghasilkan hormon, vitamin D dan produk penting lainnya.Hati / liver ternyata adalah produsen kolesterol darah untuk melaksanakan fungsi-fungsi tertentu. Artinya tubuh memang membutuhkan kolesterol dan oleh kerena itu membuatnya. Studi menunjukkan bahwa sekitar 75 % dari kolesterol dalam tubuh diproduksi oleh hati dan 25 % lainnya berasal dari makanan yang kita konsumsi. Nah kita selalu menganggap bahwa semua penyakit kolesterol berasal dari protein hewani. Ohya kolesterol yang berasal dari makanan disebut dengan kolesterol makanan. Selain menjadi bahan baku hormon apa tugas penting lain kolesterol ? Begini, secara teratur dari hati kolesterol akan berpindah melalui aliran darah dalam bentuk kecil dengan mengikat protein, maka itu disebut dengan lipoprotein.

Ada 2 tipe lipoprotein, yaitu Low-Density Lipoproteins (LDL) dan High-Density Lipoproteins (HDL). Kolesterol LDL dikenal sebagai kolesterol jahat, karena jika kadar kolesterol ini tinggi, maka dapat menyebabkan penumpukan lemak di dalam pembuluh darah. Akhirnya, timbul berbagai masalah kesehatan, seperti serangan jantung, stroke, hingga gagal jantung (lihat pada penjelasan GLYCATION pada bagian akhir artikel ini) Sementara itu, kolesterol HDL biasanya dianggap kolesterol baik karena membawa lemak dari bagian tubuh kembali ke hati. Jadi kolesterol baik ini akan ‘membersihkan’ semua lemak-lemak yang biasanya tertinggal di dalam pembuluh darah dan organ, agar selanjutnya dapat diolah oleh hati.

Mulai paham ya..? APA ITU ASAM URAT DAN TUGASNYA?

Sama nasibnya dengan kolesterol yang di tuduh sebagai biang penyakit , saya ingin meluruskan pandangan tersebut. Mendengar kata “asam urat”, kebanyakan masyarakat langsung berasumsi pada sebuah penyakit. Padahal tidak seperti itu, Asam urat secara alamiah dimiliki oleh semua makhluk hidup karena sebenarnya asam urat adalah zat dari proses metabolisme. Karena itulah kadar asam urat dalam tubuh kita sangat bergantung pada pola makan dan gaya hidup sehari-hari. Asam urat memiliki beberapa fungsi yang bermanfaat bagi tubuh, berikut ialah beberapa fungsi asam urat, siap siap dengan beberapa istilah rumit sepertinya…hehehehe

AntioksidanAsam urat merupakan antioksidan natural yang dimiliki tubuh dan tersebar di seluruh tubuh dan konsentrasinya lebih tinggi sepuluh kali lipat dibandingkan antioksidan endogen lainnya. Neuroprotektif Orang dengan kadar asam urat tinggi setelah terjadi Acute ischemic stroke (AIS) memiliki prognosis yang lebih baik dibandingkan dengan orang yang kadar asam uratnya normal atau malah rendah. Diperkirakan hal ini disebabkan oleh asam urat yang bertindak sebagai antioksidan.

(Prognosis adalah peramalan dari kemungkinan dan akhir suatu penyakit, sebuah perkiraan kemungkinan hasil akhir gangguan atau penyakit, baik dengan atau tanpa pengobatan. Penulis) Sebagai Warning Sign Sistem tubuh harus mengetahui apakah sel hidup atau mati , dan harus bisa mendeteksi ketika mikroorganisme menyerang agar bisa mengaktifkan sistem mekanisme pertahanan dan perbaikan. Untuk cedera sel yang tidak dikarenakan oleh mikroorganime, proses pertahanan dan perbaikan sel akan dimulai oleh alarmin. Dan asam urat merupakan salah satu contoh alarmin yang dilepaskan oleh kematian sel yang tidak diprogram (nekrosis) tapi tidak kematian sel yang diprogram (apoptosis).

Berperan dalam Sistem Imun Adaptif dalam menekan tumor. Sistem imun adaptif merupakan sistem imun yang sangat unik . Asam urat berfungsi meningkatkan respon sel limfosit T. Limfosit memiliki peran penting dalam pertahanan melawan tumor dengan menginduksi sel sitotoksik yang akan membunuh sel tumor dan menghambat pertumbuhan sel tumor. Asam urat bisa menimbulkan masalah jika dalam kondisi berlebih. Kadar asam urat normal pada wanita dan pria berbeda-beda. Pada wanita, kadar asam urat normal antara 2,4 – 6 mg/dl. Sedangkan pada pria, kadar asam urat normal berkisar antara 3,0 – 7 mg/dl. Penyakit asam urat merupakan keluhan pada sendi dan sekitarnya akibat kandungan asam urat dalam tubuh kita sangat tinggi. Asam urat akan menjadi serbuk dan kristal yang dapat menganggu fungsi sendi dan tulang kita. Dalam keadaan yang parah, asam urat dapat menyebabkan kelumpuhan lantaran semua persendian terasa kaku dan sangat sakit jika digerakkan.

Pada orang yang sehat, organ ginjal mampu mengeluarkannya secara sempurna lewat sistem ekskresi tubuh. Secara normal ginjal mampu membuang asam urat dengan ukuran 600 – 800 mg/24 jam. Jika kadar asam urat yang masuk dalam tubuh kita melebihi kapasitas itu, maka ginjal tidak mampu lagi mengeluarkannya secara sempurna. Pasti ada timbunan sisa yang menyebabkan asam urat.

MENGENAL APA ITU GLYCATION DAN APA BAHAYANYA ?

(Kekacauan sistem pada kolesterol, asam urat karena ulah gula ). Anda penyuka gula, nasi , roti dan karbohidrat lainnya? Berhati-hatilah setelah membaca artikel ini hahahaha…..

Setelah mengajak melihat 3 kimia darah itu dan juga memahaminya , saya akan menjelaskan apa itu glycation. Ini adalah pengetahuan yang relatif baru dan belum sering dibahas dikalangan awam.

Pada kesempata ini saya akan paparkan beberapa informasi bahayanya mengkonsumsi karbohidrat secara berlebihan dimana tindakan akan mengakibatkan terjadinya kekacauan kimia darah yang disebut dengan glycation ini.Kita kan mulai dengan sumber makanan bagi tubuh manusia yaitu karbohidrat, protein, dan lemak dan kita mulai dengan teksturnya. Saya akan mulai terbalik agar pemahaman kita menjadi lebih baik.Tekstur lemak (Asam Lemak) adalah lembut, licin, lenting, dan menyerap benturan. Tekstur protein (Asam Amino, NH3) adalah kenyal, elastis.Tekstur glukosa (C6H12O6) adalah keras, rapuh, mudah retak.Di dalam tubuh, texturing itu sangat penting, karena akan selalu menjadi pembentuk semua sel dalam tubuh kita, karena sel tubuh butuh elastisitas dimana sel tidak mudah pecah atau sobek. Lemak berdasar teksturnya akan selalu menjadi pelicin/pelembut .

Jadi sel apapun di tubuh manusia akan selalu terdiri dari protein sebagai nucleus dan sitoplasma, dan lemak sebagai membran sel di permukaan sel. Karena itu sifat sel akan lembut dan lentur, tidak mudah rusak saat berbenturan. Lemak bersifat melindungi dengan membentuk lapisan bawah kulit. Selain itu lemak juga berfungsi sebagai peredam pada persendian.Sementara itu glukosa jika dipanaskan akan menjadi karamel yang kemudian akan mengeras dan bersifat getas. Proses tersebut dinamakan kristalisasi atau pengerasan. Lalu mengapa protein dan lemak yang tekstur awalnya lembut bisa mengeras, dan berubah menjadi ‘buruk’ di dalam tubuh ..???

Mengapa arteri yang strukturnya dari protein yang textur awalnya kenyal bisa menjadi kaku? Apa yang membuatnya mengeras? Jawabnya adalah karena adanya glukosa yang menempel dan menyebabkannya sifatnya erubah mengeras yang disebut GLYCATION (karamelisasi). Kolesterol (lemak), uric acid (asam urat) dan bile acid (empedu) akan menjadi KRISTAL saat mengalami glycation.

GLYCATION adalah proses dimana glukosa dalam versi fruktosa atau galaktosa membentuk ikatan dengan lemak atau protein tanpa melalui reaksi yang melibatkan enzim. Glycation ini merupakan sebutan dari sebuah ‘efek pelengketan’ glukosa pada protein atau lemak.Lalu apa yang disebut dengan GLYCOSYLATION yang merupakan lawan dari GLYCATION? Ini adalah proses dimana glukosa dalam versi fruktosa atau galaktosa membentuk ikatan dengan lemak atau protein melalui proses enzymatic yang diatur oleh tubuh. Proses ini sama seperti proses metabolisme glucosa di sel mitokondria, sehingga tidak akan menimbulkan gangguan pada sistem dalam tubuh.Karena merubah sifat asli dari sel, maka sel yang terkaramelisasi akan mengalami kekacauan fungsi sehingga sel tubuh akan melepas produk-produk tinggi oksidasi seperti hidrogen peroksida (H2O2). Nah, H2O2 ini adalah ROS alias Reactive Oxygen Species alias RADIKAL BEBAS yang terkenal itu. Bahayanya radikal bebas ini jika bertemu dengan sebuah molekul maka akan ‘mengoksidasi’ dan membuat molekul tersebut menjadi reaktif dan liar.

Masih ingat penjelasan saya tentang kolesterol LDL (Low-Density Lipoproteins diatas)? LDL selalu dikatakan bahaya, yang terjadi sebenarnya baru akan berbahaya di tubuh jika mengalami ’Oxidized LDL’ yaitu kolesterol LDL yang teroksidasi sehingga menjadi reaktif. Namun jika radikal bebas di dalam tubuh sangat rendah karena tidak mengkonsumsi karbohidrat maka kolesterol LDL tidak akan berbahaya. (karena yang menimbulkan radikal bebas adalah gula / glukosa) Glycation bisa terjadi pada sel syaraf, sel otak (menyebabkan terganggunya aliran darah ke otak penyebab stroke), pada lensa, kornea dan retina mata (mempengaruhi penglihatan), beta cell (sel yang memproduksi insulin di pankreas), kolagen di dinding arteri (memicu hipertensi) dan pada DNA semua sel.Jika terjadi tekanan darah tinggi, ateroklerosis, asam urat, batu empedu, atau perlemakan pada hati, apakah yang keliru lemaknya yang lembut dan licin ? TENTU TIDAK, karena pengerasan, pengkakuan dan pelengketan bukanlah sifat asli protein dan lemak. Proses tersebut hanya disebabkan oleh molekul C6H12O6 alias gula. Maka cara alami untuk memulihkan gangguan hipertensi, penyempitan pembuluh darah akibat plak, kristalisasi asam urat, kristalisasi batu empedu, gangguan persendian, fatty liver, diabetes, bahkan kanker adalah dengan menghilangkan glukosa yang menempel pada sel-sel tersebut. Cara yang bisa ditempuh adalah mengkondisikan tubuh rendah gula.Dalam tubuh manusia gula darah maka akan segera memicu insulin untuk menekan gula berlebih itu ke dalam sel tubuh agar disimpan atau dipakai. Bentuk penyimpanan glukosa dalam sel disebut Glikogen. Jika glikogen berlebih, maka akan rubah menjadi trigliserida di liver, lalu dikirim ke jaringan penyimpanan dalam bentuk sel lemak dalam proses glikosylation. Namun jika terjadi insulin tidak lagi bisa menekan sel tubuh untuk menerima/menggunakan gula berlebih, maka keseimbangan glukosa di darah terganggu, kelebihan glukosa akan menempel di sel-sel tubuh tanpa proses enzimatik disebut proses glycation.Resistensi insulin mudah dilihat dengan pemeriksaan HbA1C yang merupakan perlengketan awal .

Pemeriksaan ini baru melihat pada sel darah merah yaitu perlengketan terhadap hemoglobin. Namun karena Hb mempunyai masa hidup hanya 120 hari, maka setelah didaur ulang maka HbA1C akan terlihat rendah. Metode ini yang banyak dipakai untuk mengukur Prediabetes/Diabetes.Lihat, betapa luasnya cakupan glycation yang dibawa oleh darah. Karena darah mengaliri semua organ dan anggota tubuh manusia maka hal hal buruk bisa terjadi pada kesehatan kita pada semua sel, pada semua organ, bahkan pada kelangsungan hidup kita.Kesimpulan apa dari yang saya jelaskan ? GULA DARAH YANG TINGGI adalah penyumbang terbesar masalah sebagian besar penyakit sistemik tubuh kita. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *