TESTIMONI : DIABETES SEMBUH TANPA OBAT DAN TANPA BIAYA EKSTRA.

Anda sudah melihat gambar pertama dan kedua ? lalu gambar 3 dan 4 ? Apa pendapat anda ?

Gambar hasil uji glukosa yang mencapai 43 mg/dl dan sebuah percakapan penuh keheranan, karena sebelumnya ukuran glukosa darahnya mencapai 300 an mg/dl. Belum lagi pada hari selanjutnya bertahan pada 49 mg/dl.

Lebih terheran heran….Pagi ini saya dapat sebuah kiriman WA dari sahabat masa kecil yang menderita diabetes selama beberapa tahun terakhir ini. Surprise sekali karena dia kirimkan hasil cek gula darahnya pagi ini, disertai keheranan dan kegembiraan : gula darahnya yang biasanya mencapai angka 200 – 300 mg/dl hari ini tertera 43 mg/dl !! Wah hipoglikemia ? Atau tubuhnya sedang terjadi yang namanya ketosis ? Apakah ini berbahaya ? Hehehehe saya tersenyum – senyum saja. Yang jelas teman saya akan sembuh dari diabetesnya. Tidak seperti yang orang lain katakan bahwa dia harus minum obat anti diabetes seumur hidupnya. Mengapa ..???.

Sebelum saya uraikan yang terjadi pada tubuhnya, saya akan kilas balik dulu siapa, apa dan bagaimana teman saya ini. Teman saya ini tidak mau disebutkan namanya, tinggal di Jakarta. Lebih dari 35 tahun tidak bertemu, dan tiba tiba masuk dalam grup alumni sekolah dasar. Tentu saja seru dan lucu-lucuan awalnya, tetapi menjadi tidak lucu saat mengetahui kalau sahabat masa kecil saya menderita diabetes tipe 2 yang membuat gula darahnya terkadang mencapai 300, berjalan terhuyung-huyung , stamina yang buruk, jantung sering berdebar, sulit tidur karena harus diikuti “ ritual” menggaruk-garuk sekujur tubuhnya yang gatal ( akibat glycation ) selama +- 3 jam. Belum lagi bekas luka-luka kecil yang tersebar diseluruh tubuh.

APA YANG TERJADI ?

Dari obrolan dan diskusi diketahu teman saya mengalami diabetes sejak pola makannya tidak teratur, terlalu banyak pilihan makan karbohidrat, cara mengelola stress yang buruk dan gaya hidup sehat yang abai. Pankreasnya dalam tekanan kerja berlebih.itu berlangsung bertahun tahun, sehingga pankreasnya mengalami “ kemalasan “ dan mengakibatkan tubuh kekurangan / deifiensi insulin yang parah yang mengakibatkan reaksi berantai pada sistem metabolismenya. Bagi anda yang selalu membaca tulisan saya pasti akan mengingat tentang bahasan GLYCATION beberapa waktu lalu.

Penyakit akibat gaya hidup ini menghabiskan banyak uang untuk pengobatan seumur hidup yang harus dilakukan secara medis dengan membeli asupan insulin dan obat penekan gula darah.Lewat telepon saya sampaikan metode saya berupa olah napas dan diet . Saya menawarkan metode anti glycation yang diharapkan akan memperbaiki kerja pankreasnya. Apakah penawaran saya diterima..? Tentu saja tidak !! hahahaha. Menurutnya, cara saya tidak masuk akal dan absurd… Inipun melalui perdebatan panjang dan kadang menjengkelkan dengan melibatkan pendapat beberapa orang kenalan teman saya ini yang ahli tentang diabetes.

Saya mengelus dada, tetapi saya mengerti, setiap orang akan merasa khawatir dengan sesuatu yang baru dan melawan pengetahuan umum apalagi kalau melibatkan tubuhnya sebagai bahan uji.Tersenyum bila saya mengingatnya….. teman saya sakit dan tahu tidak punya pilihan lain kecuali meminum obat anti diabetes seumur hidup, tapi masih saja keras dalam beragumen soal bagaimana cara untuk sembuh dari diabetes. Sampai pada suatu akhirnya saya sampaikan, “ Bahwa tubuhmu mampu menyembuhkan dirinya sendiri tanpa obat, berilah waktu dan kesempatan agar tubuhmu melakukan tugasnya “.Dia menyerah…. Apa pesan moralnya disini ? Demi niat baik anda, demi kesembuhan orang lain, anda perlu berjuang meyakinkan hati dan pikiran orang terlebih dahulu. Dan jangan patah semangat.

ANTI GLYCATION DAN ANTI DIABETES DENGAN 2 CARA ALAMI TANPA BANYAK BIAYA

Saya menawarkan 2 metode pilihan dalam penyembuhan dan lepas dari obat kepada teman saya ini

  1. Dengan olah napas
  2. Dengan diet ketosis

Setelah berpikir, teman saya minta keduanya diajarkan.

Hehehe….wah kebelet ingin sembuh sepertinya. Dan itu bagus.Saya sudah membahas tentang bagaimana anti glycation atau anti perlengketan glukosa terhadap protein ini bekerja melalui olah napas. Lalu bagaimana dengan diet ketosis ?

Diet ketosis adalah diet dengan mengganti semua makanan yang mengandung karbohidrat dengan yang mengandung lemak dan protein hewani . Mengapa …??? Diketahui bahwa kedua bahan jenis makanan ini tidak membuat gula darah naik justru membuat gula darah akan turun secara signifikan. Apakah ini akan aman saja …???? Tentu saja, segala ketakutan anda tentang lemak dan daging sepertinya harus dibuang jauh jauh karena menjadi tidak relevan bila metabolisme anda berubah dari seorang pemakan karbo menjadi pemakan protein. Sistem metabolismme anda secara cerdas sudah di persiapkan untuk menyambut perubahan itu, Artinya anda hanya ikuti metodenya dan tubuh anda akan mengaturnya secara otomatis.  Anda tidak akan mengalami masalah dengan kolesterol, BAB, gula darah akan menurun, bobot tubuh juga akan menurun, tetapi serangkaian panjang proses metabolisme tubuh nada juga akan berubah dan menjadi metabolosme ketosis

APAKAH TIDAK AKAN MENGALAMI HIPOGLIKEMIA YANG BERBAHAYA ?

Saat anda melakukan olah napas atau diet ketosis, anda akan mengalami hipoglikemia ( gula darah yang turun ) terkontrol. Dalam pengobatan naturopatic, menurunkan gula darah ini adalah salah satu langkah penting dan paling awal dalam upaya penyembuhan diri sendiri, dilanjutkan dengan menaikan pH menjadi minimal 7,35 dengan memasukkan oksigen dalam hemoglobin dengan saturasi 100 % ….maka selanjutnya tubuh anda akan mengerti. Bahwa dia sedang diperintah untuk melakukan kerja besar, mereparasi dirinya sendiri.Anda akan mengalami hipoglikemia tetapi itu tidak berbahaya bagi pemakan protein, karena memang dalam proses ini anda harus melaluinya.

Lain ceritanya kalau anda adalah seorang pemakan karbohidrat, hipoglikemia banyak menimbulkan implikasi metabolisme yang berbahaya. Sekali lagi, saat anda menjadi pemakan protein, hipoglikemia adalah keharusan. Tubuh akan mengganti ketiadaan gula darah dengan meluruhkan lemak menjadi keton, keton adalah bahan bakar lain yang bisa diterima oleh sistem metabolisme manusia termasuk otak selain glukosa. Akibatnya anda akan mengalami yang disebut dengan ketosis. Gula akan meluruh, lemak juga akan berkurang secara perlahan, anda akan mengalami yang di sebut anti glycation.Pada saat tubuh penuh dengan keton, maka beberapa virus, bakteri, fungus dan bahkan kanker yang dalam pola hidupnya juga mengambil gula dari darah kita sebagai makanan akan mulai kekurangan suplai makanan dan mati perlahan. Mereka tidak bisa makan keton.

Lalu bagaimana dengan pankreas ? Tentu saja akan menjadi salah satu organ yang lebih banyak kesempatan memperbaiki diri karena insulin tidak perlu di produksi dengan skala penuh. Mudah mudahan mengerti ya.Jangan biarkan sebuah pengetahuan baik berhenti pada anda sendiri. Berbagilah agar dunia menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *