PENGHANCURAN SELUBUNG PROTEIN VIRUS HEPATITIS B DENGAN pH OLAH PERNAPASAN. BAGAIMANA CARA KERJANYA ?

Saya baru saja mendengar kabar ketiga yang bisa terbuktikan secara de facto dan de jure tentang kesembuhan T ( 12 tahun ) seorang gadis cilik yang sembuh dari hepapatisi B melalui olah napas tipe SHE 3 ( ini adalah olah napas modifikasi yang diperlukan karena alasan usianya ) dalam waktu beberapa bulan di Pontianak. Sayang , karena permintaan orang tuanya, saya tidak bisa mengekpos secara terbuka siapa jati diri dari gadis kecil ini. Tapi dari segi kepuasan, ini tindakan yang sangat membanggakan dan terkonfirmasi meluai hasil lab melalui ELISA.

Tapi kembali saya tunduk pada anjuran ketua MoBi Pontianak yang juga insan Merpati Putih cab Pontianak mas Dr Eng, Ir. Eka Priadi, MT untuk membukukan cara penyembuhan hepatitis B setelah 5 orang tersembuhkan secara total dan terkonfirmasi melalui hasil laborarium baik sebelum dan sesudah.Apa yang aneh ? Tentu saja bagaimana olah pernapasan kok bisa mengalahkan virus. Nyambungnya dari mana ?

olah pernapasan – ke pH yang meningkat dan – kematian virus ?

Kita akan sedikit bicara tentang prinsip kerja selubung virus dan dari mana istilah penghancuran yang bernama “ denaturasi ” oleh pH ini bekerja pada selubung virus ini. Pertanyaannya selanjutnya, bagaimana pH tinggi bisa datang dari olah napas ?

DESTRUKSI VIRUS SECARA KIMIA MELALUI pH

Bila meninjau KBBI destruksi artinya adalah perusakan; pemusnahan; penghancuran; pembinasaan. Sedangkan destruksi virus adalah proses mendorong virus melakukan autophagi ( penghancuran diri sendiri secara kimia karena tidak cocok lingkungan ) Kita sudah belajar bahwa sel virus sebagian besar mempunyai rangkaian selubung protein. Selubung protein ini tidak selalu bisa “terdobrak “ oleh sel darah putih dan mengalahkan mereka. Kadangkala pertahanan tubuh kita malah kalah dan terobrak abrik oleh virus ( istilahnya manusia menjadi sakit ). Salah satunya karena sel darah putih ( Basofil, eosinofil, neutrofil, dan dua jenis lain tanpa granula dalam sitoplasma yang disebut limfosit dan monosit ) yang bertanggung jawab pada pertahanan tubuh, tidak selalu punya “ perbendaharaan pngetahuan ” bila virus itu tidak pernah dikalahkan dan dijadikan referensi, istilahnya vaksin. Bahan genetik virus diselubungi oleh suatu lapisan pelindung. Protein yang menjadi lapisan pelindung tersebut disebut kapsid.

Bergantung pada tipe virusnya, kapsid bisa berbentuk bulat (sferik), heliks, polihedral, atau bentuk yang lebih kompleks dan terdiri atas protein yang disandikan oleh genom virus. Kapsid terbentuk dari banyak subunit protein yang disebut kapsomer. Sel virus bekerja dengan prinsip ini, termasuk pada kehidupan di tingkat sel. Paling penting, mayoritas protein cukup spesifik tentang tugas yang mereka lakukan. Struktur protein adalah yang menentukan spesifisitas ini, dan struktur tiga dimensi (tersier) sangat penting. Ketika struktur tiga dimensi spesifik ini terganggu oleh pH asam basa ( dalam hal ini oksigensasi membuat darah menjadi basa ) , selubung protein akan kehilangan fungsinya dan selanjutnya dikatakan mengalami denaturasi .Interaksi, seperti ikatan hidrogen , yang menentukan struktur tersier protein tidak sekuat ikatan kovalen. Karena interaksi ini agak lemah, mereka dapat terganggu dengan tekanan dan perubahan kimia yang relatif sederhana.

Saya ingin mengatakan bahwa denaturasi untuk perubahan pH terjadi oleh peningkatan kadar oksigen secara eksponensial dalam darah setelah melakukan olah napas ini. Denaturasi juga dapat disebabkan oleh perubahan pH yang dapat mempengaruhi kimia asam amino dan residunya. Gugus yang dapat terionisasi dalam asam amino dapat terionisasi ketika terjadi perubahan pH. Perubahan pH ke kondisi yang lebih asam atau lebih basa dapat menyebabkan pembukaan. Lipatan yang diinduksi asam sering terjadi antara pH 2 dan 5, lipatan yang diinduksi basa biasanya membutuhkan pH 9 atau lebih tinggi. Perubahan pH mempengaruhi kimia residu asam amino dan dapat menyebabkan denaturasi Ikatan hidrogen sering melibatkan perubahan samping ini. Protonasi residu asam amino (ketika proton asam H + menempel pada pasangan elektron bebas pada nitrogen) mengubah apakah mereka berpartisipasi dalam ikatan hidrogen atau tidak, sehingga perubahan pH dapat mendenaturasi protein.Bahasa lainya denaturisasi adalah proses pecahnya molekul protein menjadi molekul yang lebih kecil karena perubahan suhu, pH, mekanik, kimia dan sebagainya sehingga kehilangan fungsi biologisnya.

Berapa daya tahan sel manusia ?

tentu saja masih bisa bertahan sampai pH 9. Jadi dalam melakukan olah napas yang meningkatkan kadar pH darah melalui paru-paru. Anda harus berhati hati, karena batas daya tahan ini. Semakin basa tidak selalu baik tapi kadang mendestruksi sel tubuh kita. Masih bingung ? Jangan sungkan untuk bertanya melalui kolom tanya jawab atau japri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *