MENGEMBANGKAN DAN MENGERUTKAN PEMBULUH DARAH DENGAN OLAH NAPAS , APA FUNGSINYA DAN BAGAIMANA KITA MELIHATNYA MELALUI OKSIMETER ?

Pada video dibawah ini saya ingin memperlihatkan sebuah oksimeter yang sedang bekerja pada tangan seorang anggota MoBI yang sedang melakukan olah napas. Hanya terlihat angka-angka saja bukan ? Tetapi dari angka-angka itulah anda bisa mengetahui bagaimana oksigen dan sistem jantung serta peredaran darah tubuh anda bekerja secara real time ( nyata )Pada kejadian umum, jarang saya menyaksikan penurunan detak jantung yang sangat mencolok hingga lebih dari 50 % kurang dari semenit secara sengaja ( dari 101 BPM menjadi 42 BPM ).

Harap menjadi catatan, pada kasus-kasus medis, ini hanya terjadi pada kasus orang orang yang sedang mengalami brakardia ( penurunan detak jantung ) secara otomatis karena kesalahan persepsi sistemik syaraf otonom, dan brakardia bisa membahayakan .

Saya hanya ingin memperlihatkan kepada anda, bahwa olah napas bukan hanya merubah komposisi gas dan kimia darah yang bertujuan memperbaiki metabolisme saja, tetapi juga mempengaruhi pengendalian syaraf otonom yang berperan mengendalikan perubahan detak jantung dan pembuluh darah. Dari satu kejadian penarikan dan penghembusan nafas saja, ratusan rangkaian akan terjadi pada sistem keseimbangan haemodinamika tubuh manusia, tetapi kebetulan tidak akan saya bahas pada kesempatan kali ini. Berbeda saat latihan, kita akan terbiasa dengan kenaikan dan penurunan detak jantung secara terukur dan terjaga dengan menggunakan olah napas. Proses ini yang dinamakan vasodilatasi ( mengembangnya pembuluh darah ) dan vasokontriksi ( mengerutnya pembuluh darah ) dengan tujuan menjaga tekanan darah dan melatih kelenturan jantung dan pembuluh darah . Mirip seperti olah fisik dan otot yang membuat otot anda terlatih dan lentur, latihan olah napas juga membuat kardiovaskular anda akan lebih fleksibel dan elastis. Latihan yang terus menerus dan terarur akan membuat pembuluh darah anda sehat dan liat. Keuntungan lainya, secara sistemik tubuh akan terkalibrasi ( bekerja dengan beradaptasi dengan parameter terbaik ).

Ohya, sebelum kita masuk ke bahasan lebih dalam, berikut adalah beberapa info tentang detakan jantung yang perlu anda diingat: Denyut jantung orang normal adalah 60 hingga 100 kali denyutan per menit. Atlet atau orang yang menggunakan obat-obatan tertentu memiliki nilai angka normal yang lebih rendah.Denyut jantung anak-anak normal berusia 1 hingga 12 tahun adalah 80 hingga 110 kali per menit. Denyut jantung normal untuk bayi usia 1 hingga 12 bulan adalah 100 hingga 160 denyut per menit.

Perhatikan video ini :

https://www.facebook.com/ekoyudhotamtomo/videos/10218227285026427

Saat paru paru dikosongkan dari udara selama 1 menit 20 detik : Kadar oksigen tubuh ( SpO2 ) menurun dari normal 99 % menjadi 76 %. Detakan jantung ( BPM ) menurun dari 101 menjadi 42. Apabila anda melihat keterangan saya diatas, maka penurunan kadar oksigen yang artinya kenaikan jumlah karbondioksida ( CO2 ) berbanding lurus dengan penurunan detak jantung ( BPM ).Artinya saat anda mengumpulkan CO2 hasil metabolisme maka akan terjadi proses pembuluh darah yang mengembang / membesar atau biasa disebut vasodilatasi yang diikuti dengan turunnya tekanan darah karena debet aliran darah mendapat tempat mengalir yang lebih luas dan besar.Kebalikannya bila anda kembali menarik O2 maka pembuluh darah akan kembali mengerut inilah yang disebut dengan vasokontriksi, tekanan darah akan naik karena bisa alir darah pada pembuluh menjadi menyempit.

BISA MENJADI TERAPI PENYAKIT STROKE, HIPERTENSI DAN PREEKLAMSIA ( HIPERTENSI IBU HAMIL )

Kekhasan ciri-ciri fisiologi dalam latihan olah napas ini tentunya bukan tanpa guna, saya biasa menggunakan latihan ini untuk 3 kasus penyakit sistemik yang berhubungan dengan jantung dan jaringannya. Saya pikir dengan penjelasan diatas, anda pasti bisa mencerna cara kerjanya sehingga saya mengklaim bisa digunakan untuk jenis jenis penderita penyakit degeneratif semacam itu tanpa harus memakai obat

SPO2 DAN BPM, APA ITU ?

Sebelum saya akhiri penjalasan dan uraian singkat saya tentang video diatas, saya akan tambahkan beberapa istilah yang mungkin anda belum mengerti.SpO2 Adalah singkatan dari Saturation capiler Perifer Oxigent ( Saturasi oksigen kapiler perifer ), SpO2 menunjukkan perkiraan jumlah oksigen dalam darah. Angka-angka pada SpO2 menunjukkan persentase hemoglobin yang mengandung oksigen. Nilai SpO2 normal bervariasi antara 95 % sampai 100% . Semakin tinggi persentase SpO2 anda maka semakin basa pH anda, sedangkan semakin rendah persentasinya maka semakin asam pH darah anda. BPM adalah singkatan dari Beat Per Minute ( Detakan permenit ) detak jantung dihitung sebagai berapa kali jantung anda berdetak setiap menitnya, dan detak jantung normal bervariasi pada setiap orang. Melalui detak jantung, anda bisa memantau tingkat kebugaran dan kondisi kesehatan anda.Tulisan saya ini memang saya buat singkat dan agar anda bisa menalar dan bertanya, silakan anda hubungi melalui kolom tanya jawab atau melalui WA dibawah ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *