HEPATITIS B BISA DISEMBUHKAN DENGAN OLAH PERNAPASAN DALAM 3 BULAN !( Plus hasil Laboratorium )

Pernyataan mustahil dari banyak orang yang skeptis bahwa Hepatitis B adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan akhirnya bisa kembali saya jawab dengan pembuktian hasil laboratoium.Saya mendapat hasil laboratorium terkini dari mas Narto yang beberapa minggu lalu saya bahas melalui sebuah artikel tentang pasangan lansia yang sembuh dari sakitnya.Saya selalu menyarankan semua peserta olah pernafasan di komunitas kami untuk tidak mudah percaya dengan apa yang saya sampaikan, setiap peserta harus menguji setiap pernyataan yang saya buat dan dan buktikan secara ilmiah. Oleh kerena itu saya selalu menyarankan untuk setiap peserta latihan untuk selelu mengupdate pengetahuan terbaru tentang kesehatan agar olah pernapasan mereka juga semakin berguna buat orang banyak.Saya selalu menyampaikan prinsip yang kedua dari komunitas kami yaitu

SEMBUH DAN SEHAT ADALAH TUJUAN, TETAPI CERDAS ADALAH KEHARUSAN “.

Maksudnya adalah sebaiknya kita tidak menjadi penikmat pengetahuan instan yang serba “ ingin mudah secara logika “.tetapi akhirnya menghabiskan biaya, waktu, pikiran dan daya upaya karena masalah penyakit yang seharusnya bisa sembuh dengan mudah dan murah.

PROGRES HASIL LABORATORIUM

Berikut saya tampilkan gambar-gambar yang anda bisa ikuti

Gambar 1 adalah hasil lab saat mas Narto berusia 73 th ( HbsAg REAKTIF )
Gambar 2 adalah hasil lab saat mas Narto berusia 74 th ( HbsAg REAKTIF )
Gambar 3 adalah hasil lab saat mas Narto berusia 74 th (HbsAg NONREAKTIF )

Gambar 4 adalah tampilan sikap-sikap dalam olah napas dalam latihan yang diperagakan mas Narto dalam kurun waktu 3 bulan terakhirOhya untuk 3 bulan sebelum cek lab yang terakhir, mas Narto tidak pernah mengkonsumsi obat apapun

PENDAPAT MENGENAI UPAYA PELATIH DAN PENDERITA

Saya ingin menyanggah beberapa pendapat yang menyatakan bahwa ini merupakan 100 % upaya pelatih dalam memberikan jalan kesembuhan para penderitanya.Saya memandang itu pendapat itu tidak tepat sama sekali. Pelatih hanya punya peran 25 % dalam penyembuhan, 75 % adalah upaya penderita sendiri dalam menyembuhkan dirinya sendiri.Mengapa peran pelatih hanya 25 % ? Pelatih menurut saya hanya menjadi pemikir, penganalisa, periset dan pencari jalan dari celah-celah rimba metode kesehatan yang demikian banyak. Pelatih hanyalah pembuka cakrawala baru dalam metode menyembuhkan diri sendiri yang dibagikan kepada orang lain. Pelatih yang baik menawarkan wawasan dan memotivasi orang lain agar mendapatkan cara sembuh dan sehat dengan metode sederhana dan murah.

Oleh karena itu etika pelatih seharusnya mempermudah agar orang lain mendapatkan kebaikan itu dan menyebarkannya agar banyak orang bisa mendapatkan manfaat yang sama.Lalu bagaimana peran sembuh 75 % oleh penderita / penerima pengetahuan ?Ini mirip dengan seseorang merawat apa yang dia miliki secara mandiri. Baik dan buruk tergantung bagaimana motivasi, ketekunan, ketabahan, keteguhan dan kemandiriannyaSecara logika dan “ metafisik “, upaya apapun yang anda lakukan akan dapat ganjarannya. Akan dapat “ UPAH “ nya. Semuanya tergantung dari apa yang telah diupayakan dan di perjuangkan. Itu sebuah “ GIFT “, anugerah dari Tuhan …. dukungan dari alam semula jadi.Salut untuk upaya keras mas FX Soenarto hingga mendapatkan kesembuhan yang seperti sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *