TESTIMONI: MENYEMBUHKAN PARU PARU BASAH DALAM WAKTU SINGKAT DENGAN PRINSIP BASA

Saya sering bicara tentang bagaimana kuman, bakteri dan virus bekerja. Saya juga sering paparkan bagaimana mereka berkembang biak dan mereplikasi serta bagaimana alam menyiapkan sarana dasar bagi mereka.

Konsep dasar yang sama juga berlaku setimbang pada manusia. Karena sama sama terbentuk dari protein, maka baik manusia dan penyakit yang menyerangnya ( apapun namanya ) juga terdiri dari susunan asam amino yang membentuk protein yang saling mengikat. Hanya beda dalam ukuran dan tujuan, manusia akal dan tubuh yang bersel banyak sedangkan penyakit punya kodrat dan bersel sedikit, bahkan untuk beberapa virus mereka adalah jenis yang bersel tunggal.

Secara umum penyakit ini mirip dengan pnemonia dan beberapa kondisinya mengingatkan kita pada infeksi bakteri atau virus (termasuk infeksi virus Corona atau COVID-19), karena kantung udara di paru-paru dipenuhi oleh cairan atau nanah. Penyakit berakibat serius jika diderita oleh bayi, anak kecil, lansia, dan orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah.

Jika tidak ditangani dengan benar maka penyakit ini dapat merusak paru paru

Pada bayi, biasanya adalah menjadi rewel dan sulit makan atau minum. Pada anak- bawah 5 tahun, napas menjadi cepat dan berbunyi , sedangkan pada orang dewasa selain gejala itu ditambah linglung, mengantuk, bahkan bisa terjadi koma. Ini disebabkan kurangnya suplai oksigen kedalam darah karena aktifitas paru-paru yang menurun.

PENYEBAB PARU-PARU BASAH

1. Infeksi bakteri

Bakteri adalah penyebab yang paling umum yang disebabkan oleh penularan kuman dari orang lain atau akibat pengggunaan alat ventilator dalam jangka panjang.

2. Infeksi virus

Infeksi virus juga merupakan penyebab paru-paru basah pada balita. ini biasanya lebih ringan dan dapat sembuh sendiri dalam 1-3 minggu tanpa pengobatan. Namun, ada juga yang bisa menjadi semakin berat.

3. Infeksi jamur

Infeksi jamur lebih banyak terjadi pada orang yang memiliki masalah kesehatan kronis atau sistem kekebalan tubuh yang lemah. Infeksi juga dapat terjadi setelah jamur dari tanah atau kotoran burung terhirup.

4. Pneumonia aspirasi

Selain infeksi, paru-paru basah juga dapat terjadi akibat hal lain, misalnya masuknya benda asing, seperti cairan lambung, air liur, makanan, atau minuman, ke dalam saluran napas dan menimbulkan gangguan pada paru-paru.

KASUS PENANGANAN PARU PARU BASAH DENGAN OLAH NAPAS DI PASURUAN

Saya mendapat suatu penyelesaian kasus dari hal yang saat ini menarik tentang penyakit paru-paru basah yang di tangani oleh Mas Dwi Putra Bhs dari Pasuruan Jawa Timur. Ini menarik saya angkat untuk menjadi kajian karena mas Dwi adalah pembaca artikel-artikel saya dan melakukan dengan prinsip pola olah napas yang sama dengan apa yang saya lakukan, yaitu menjadikan darah menjadi basa.

Sayangnya kasus olah pernapasan penyembuhan ini minim informasi dokumentasi tertulis, frekwensi latihan, durasi olah napas, dan rentang waktu penyembuhan, tetapi secara de facto hasilnya memang sangat mengesankan.

Berikut tulisannya :

( Semua yang saya beri tanda kurung adalah tambahan penjelas dari saya )

————————————————————-

“ Ceritanya berawal dari ( seorang teman penderita yang ) sakit paru paru basah yang sudah dikeluarkan airnya ( lendirnya ) dan dapat ( sebanyak ) 1 botol air mineral di salah satu RS Probolinggo

Tapi keluhan ( teman saya adalah ) tetap sulit untuk bernapas dan juga badan tidak ada tenaga, kemudian saya tawarkan olah napas ini dan alhamdulillah dia mau

Selama latihan dirumah ( penderita ) saya jemput naik motor karena tidak kuat untuk berjalan. Latihan pertama saya ajarkan teknik olah napas asam basa wajib pakai garuda karena biar paru paru bisa tertarik mengembang selama 1 bulan sampai minimal batas waktu 90 detik tapi dia cuma mampu di 75 detik,

Pada bulan ini alhamdulillah sudah kuat jalan kaki kerumah meskipun masih agak ngos ngosan.

Bulan kedua saya kasih napas kering melalui hidung mulut mulai 20,30,45,60,75 selama 1 minggu, dan ( pada ) minggu kedua pakai hidung hidung dengan lama detik yg sama, ( pada ) minggu ke 3 saya kasih lagi tetap kering tapi dengan teknik hidung hidung dan salah satu lobang ditutup bergantian lama waktu juga sama. Minggu ke empat saya balik lagi di ( napas ) kering pada minggu pertama dan pada 2 bulan latihan ini sudah dinyatakan sembuh dari pihak RS dan puskesmas, tp latihan terus sampai selama 2 bulan kedepan dan alhamdulillah hasilnya sembuh 100% “

—————————————————————–

Apabila anda semua menganalisa cara tersebut, mas Dwi Putra terlihat sekali sedang menaikkan basa darah dan menjadikan pH yang keliru buat penyakit penyebabnya ( saya tidak mendapat info lengkap tentang penyebabnya ). pH basa ini menjadi sangat beracun buat virus, bakteri dan jamur yang biasanya hidup di pH asam tetapi sangat dibutuhkan oleh tubuh kita yang membutuhkan pH netral cenderung basa .

Masukan dari saya, beberapa metode pernapasan bisa di persingkat sehingga penderita memperoleh kesehatan lebih cepat. Namun apapun itu, niat mas Dwi untuk membuat orang senbuh dan sehat serta dengan sengaja membuat orang mengetahui bahwa tubuhnya adalah organisme pintar yang bisa menyembuhkan dirinya sendiri, saya acungi jempol dan patut saya hargai.

Mantab mas Dwi Putra, semoga niat baik anda berbalas baik juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *