APA ITU VASODILATASI DAN APA ITU VASOKONTRIKSI PADA SAAT OLAH NAPAS ?

Dalam latihan olah pernapasan kita jarang dijejali dengan pengetahuan biokimia tubuh yang membicarakan apa reaksi tubuh dan apa yang terjadi dengan “ isi “ tubuh kita selama berlatih. Kita akan membicarakan tentang vasodilatasi ( membesarnya pembuluh darah ) dan vasokontriksi ( mengecilnya pembuluh darah).Banyak orang tidak mengetahui bahwa orang-orang yang “ tergila-gila “ dengan olah pernapasan akan memiliki pembuluh darah yang lebih lentur dan lebih “ tahan banting “. Ini ibaratnya sama dengan olah fisik, orang yang sering berolah raga maka kontraksi dan pelemasan berganti-ganti melenturkan ototnya maka bagaimana dengan orang yang sering olah napas ? Dia akan dapat bonus berupa pembuluh darah yang lentur karena latihan vasokontriksi dan vasodilatasi tersebut. Ini akan berakibat pada kemampuan beradaptasi dengan penyakit degeneratif lebih tinggiLatihan menahan napas dengan pola tertentu akan melatih vasodilatasi benarkah ? demikian juga dengan vasokontriksiVASODILATASI ( Mekarnya pembuluh darah )Apa gunanya menahan napas dengan jangka waktu tertentu ? Menurut sebagian orang, itu adalah tindakan sia sia yang tidak berguna sama sekali bahkan kadang kita dianggap bodoh heheheh. Baik, kita akan lihat juga pembandingnya secara keilmuan dari NCBI (National Centre for Biotechnology Information) dari Amerika yang merupakan suatu institusi yang konsen sebagai sumber informasi perkembangan biologi molekuler.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4719058/

“Pada manusia, efek bersih dari hipoksia ( keadaan kurang oksigen ) sistemik akut pada otot kerangka diam adalah vasodilatasi ( pelebaran pembuluh darah ) meskipun peningkatan refleks yang signifikan dalam aktivitas saraf simpatis vasokonstriktor otot. Vasodilatasi ini meningkatkan perfusi jaringan dan pengiriman oksigen untuk menjaga konsumsi oksigen jaringan.”

Sedangkan menurut wikipedia versi english adalah : https://en.wikipedia.org/wiki/Vasodilation

Vasodilatasi adalah pelebaran pembuluh darah. Ini akibat relaksasi sel otot polos di dalam dinding pembuluh darah, khususnya di pembuluh darah besar, arteri besar, dan arteriol yang lebih kecil. Prosesnya adalah kebalikan dari vasokonstriksi , yang merupakan penyempitan pembuluh darah.Ketika pembuluh darah membesar , aliran darah meningkat karena penurunan resistensi pembuluh darah dan peningkatan curah jantung . Oleh karena itu, pelebaran pembuluh darah arteri (terutama arteriol) menurunkan tekanan darah . Responsnya mungkin intrinsik (karena proses lokal di jaringan sekitarnya) atau ekstrinsik (karena hormon atau sistem saraf ). Selain itu, respons dapat dilokalisasi ke organ tertentu (tergantung pada kebutuhan metabolisme jaringan tertentu, seperti selama latihan berat), atau mungkin sistemik (terlihat di seluruh sirkulasi sistemik ).CO2 yang dihasilkan dalam olah napas menyebabkan vasodilatasi disebut vasodilator . Vasoaktivitas seperti itu diperlukan untuk homeostasis (menjaga tubuh tetap berjalan normal).Fungsi utama vasodilatasi adalah untuk meningkatkan aliran darah dalam tubuh ke jaringan yang paling membutuhkannya. Hal ini sering sebagai respons terhadap kebutuhan oksigen yang terlokalisasi tetapi dapat terjadi ketika jaringan yang bersangkutan tidak menerima cukup glukosa , lipid , atau nutrisi lain. Jaringan terlokalisasi memiliki banyak cara untuk meningkatkan aliran darah, termasuk melepaskan vasodilator, terutama adenosin , ke dalam cairan interstitial lokal, yang berdifusi ke lapisan kapiler , memicu vasodilatasi lokal. Beberapa ahli fisiologi berpendapat bahwa kekurangan oksigen itu sendiri yang menyebabkan lapisan kapiler menjadi vasodilatasi oleh hipoksia otot polos pembuluh di wilayah tersebut. VASOKONTRIKSI ( Pengerutan pembuluh darah )Lalu apa yang terjadi bila kita atur nafas sampai kita mengalami hiperventilasi ? Kita akan mengalami banyak hal, salah satunya adalah mengerutnya pembuluh darah secara terkontrol atau disebut vasokontriksi. Apakah ini normal ? Kontraksi otot dada yang berlangsung terus menerus dan berulang selama terjadinya penarikan dan pembuangan nafas membuat homestasis akan bekerja dan membuat pembuluh darah mengerut.Penyempitan pembuluh darah menyebabkan tekanan darah meningkat, karena jumlah darah yang sama mengalir di ruang lebih sempit.Untuk mengatur tekanan darah, ginjal menyaring kelebihan cairan dari darah untuk mengurangi volumenya. Ketika kandung kemih sudah penuh cairan, tubuh akan mengirim sinyal untuk buang air kecil.Hal inilah yang menyebabkan kita jadi lebih cepat ingin buang air lecil saat latihan. Faktor utama yang mempengaruhi proses vasokontriksi dalam latihan ini adalah perbedaan usia, jenis kelamin, komposisi tubuh, dan diet

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Vasoconstriction

Vasokonstriksi adalah penyempitan pembuluh darah yang dihasilkan dari kontraksi dinding otot pembuluh darah, khususnya arteri besar dan arteriol kecil. Prosesnya adalah kebalikan dari vasodilatasi , pelebaran pembuluh darah. Proses ini sangat penting dalam mengendalikan perdarahan dan mengurangi kehilangan darah akut. Ketika pembuluh darah mengerut, aliran darah dibatasi atau menurun, sehingga mempertahankan panas tubuh atau meningkatkan resistensi pembuluh darah . Ini membuat kulit menjadi lebih pucat karena lebih sedikit darah yang mencapai permukaan, mengurangi radiasi panas. Pada tingkat yang lebih besar, vasokonstriksi adalah salah satu mekanisme di mana tubuh mengatur dan mempertahankan tekanan arteri rata-rata .Efek keduanya ( merenggang dan mengerut ) adalah efek yang juga biasa terjadi pada latihan otot, jadi semakin anda rajin olah raga maka semakin bugar. Semakin anda melatih olah napas secara teratur, maka semakin baik juga unjuk kerja pembuluh darah dan organ anda Baik, kita jadi lebih tahu apa yang terjadi pada tubuh kita selama latihan olah napas yaSalam sembuh sehat bugar tanpa obat dari Pontianak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *