MANFAAT PUASA, TENTANG AUTOPHAGY DAN PENINGKATAN IMUN MANUSIA DARI VIRUS

Mantap

Saya kali ini tidak berbicara puasa dari sudut keyakinan dan rohani dari agama tertentu tapi dari sudut ilmu pengetahuan kesehatan 

 

jadi saya harapkan makna dan tindakan berpuasa menjadi lebih membumi setelah ini artikel ini saya tulis.

Ada beberapa hal yang jarang orang ketahui dari manfaat berpuasa tentang bagaimana metabolisme tubuhnya bekerja dan apa manfaat yang bisa diambil..??

Puasa pada awalnya adalah bukan ditemukan pada agama-agama yang mendasarkan pada moralitas, ketaatan, ritual rutin dan tindakan rohani. Tetapi ada pada perilaku manusia-manusia awal yang diketahui hidup nomaden dan mengandalkan protein sebagai sumber makanan utama.

Budaya nomaden membuat mereka jadi pemburu untuk mencari mangsa dan juga kadang diburu untuk dijadikan mangsa. Kebiasaan selama ratusan ribu tahun itu membuat tubuh manusia dan metabolismenya beradaptasi dan memberi warisan evolusi pencernaan dan metabolisme tubuh pemburu kepada manusia modern hari ini.Warisan metabolisme pemburu ini membuat manusia sering bermasalah dengan pola makannya yang baru dimana sebagian besar bukan protein hewani lagi tetapi karbohidrat yang bersumber dari tanaman. Pola makan ini bila dilakukan dengan keliru maka kita akan menemui pemyakit yang hanya ditemui pada masa modern ini yaitu penyakit degeneratif yang juga disebut pola “ racun lambat “.Di sebut dengan racun lambat karena penyakit ini masuk kedalam metabolisme manusia dengan “ nikmat “ dan menghabisi mangsanya dengan kematian yang skalanya masif, sangat perlahan dan menyakitkan.Anda tidak akan menyadarinya bahwa banyak yang tersajikan dimeja makan adalah jenis makanan ini.

 

Kembali ke PUASA yaAnda mengetahui puasa telah dipraktikkan selama ribuan tahun, tetapi hanya baru-baru ini studi telah menjelaskan perannya dalam mengurangi kerusakan oksidatif dan peradangan, mengoptimalkan metabolisme energi dan meningkatkan perlindungan sel.

Pada beberapa kasus, puasa kronis yang berat memperpanjang umur pelaku dengan memprogram ulang jalur metabolisme dan stres tubuh. Pada tikus, puasa periodik melindungi terhadap diabetes, kanker, penyakit jantung dan neurodegenerasi, sedangkan pada manusia itu membantu mengurangi kegemukan, hipertensi, asma dan rheumatoid arthritis.

Puasa teratur memiliki potensi untuk menunda penuaan dan membantu mencegah dan mengobati penyakit sambil meminimalkan efek samping yang disebabkan oleh diet berat, Budaya tidak makan dalam waktu panjang ini ternyata menarik perhatian Profesor YOSHINORI OHSUMI seorang peneliti dari Jepang yang kemudian mendapatkan Nobel Fisiologi Kedokteran untuk penemuan mekanisme autophagy pada 2016.Apa yang terjadi ? Anda akan mulai mengenal proses tentang AUTOPHAGY

 

Autophagy

Autophagy merupakan istilah Yunani yang berarti ‘memakan diri sendiri’. ditemukan sejak tahun 1960 oleh Christian de Duve. Secara ilmiah, autophagy dikenal sebagai kemampuan sel dalam tubuh untuk memakan atau menghancurkan komponen tertentu di dalam sel itu sendiri.Autophagy adalah proses memafaatkan sel tidak berguna yang terjadi ketika tidak ditemukan ada sumber makanan dan nutrisi dalam tubuh. Ketiadaan nutrisi ini disebabkan oleh puasa makan.

Melalui penelitiannya, Prof Yoshinori menemukan bahwa autophagy memegang peran besar dalam mengontrol fungsi-fungsi fisiologis penting di mana komponen sel perlu didegradasi dan didaur ulang.Sel kita ternyata dapat mengisolasi bagian sel yang rusak, mati, tidak bisa diperbaiki, terserang penyakit maupun terinfeksi. Setelah mengisolasi bagian yang bermasalah, sel kemudian menghancurkan bagian tersebut menjadi sesuatu yang tidak membahayakan dan melakukan regenerasi sel untuk menghasilkan energi dalam sel.Pada kasus sel yang terkena infeksi, autophagy juga dapat mengeliminasi bakteri atau virus penginfeksi. Tak hanya itu, autophagy juga berkontribusi dalam perkembangan embrio hingga pencegahan dampak negatif dari proses penuaan.Dari temuan ini diketahui bahwa mekanisme autophagy tak hanya berdampak baik pada kondisi sel yang bersangkutan saja. Mekanisme autophagy juga terbukti berperan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.Karena autophagy berkaitan dengan kondisi kesehatan seseorang, gangguan dalam proses autophagy juga dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Beberapa masalah kesehatan yang berkaitan dengan terganggunya proses autophagy ialah:

  1. diabetes tipe 2
  2. kelainan saraf
  3. kanker dan berbagai penyakit yang berkaitan dengan usia.

Berdasarkan penelitian, Prof Yoshinori juga menemukan satu cara sedernana untuk ‘memancing’ terjadinya autophagy dalam sel. Seperti dilansir dari laman resmi Buchinger Wilhelmi, cara sederhana tersebut ialah berpuasa.Prof Yoshinori menemukan bahwa kunci untuk ‘mengaktivasi’ proses autophagy pada sel ialah kondisi kekurangan nutrisi. Di sisi lain, berpuasa membuat otak menerima sinyal bahwa tubuh sedang kekurangan makanan dan mencari-cari makanan yang tersisa dalam tubuh.Proses ini membuat autophagy teraktivasi dan sel mulai melakukan perusakan terhadap protein yang rusak ataupun tua di dalam tubuh. Ketika kadar insulin dalam tubuh menurun, glukagon mulai bekerja dan membersihkan sisa-sisa sel yang telah mati atau rusak.Setelah selesainya proses autophagy tadi, sistem imun anda akan meningkat. Kalau sel imun sudah melakukan perbaikan, sel akan berfungsi maksimal.

Asal anda tahu sel imun akan mampu mengenali mana sel-sel yang baik dan mana yang berbahaya. Sistem imun ini memiliki sensor yang baik sehingga segala sel rusak dengan mudah dihancurkan dan didaur ulang oleh tubuh.Setelah anda memahami pola operasi dari virus yang membutuhkan banyak energi, maka anda bisa melakukan tindakan untuk mencegah tersedianya energi tersebut, puasa dengan autopaghy untuk mencegah pemborosan energi sel tubuh. Virus tidak bisa menduplikasi RNA tanpa tersedia energi yang cukup, akhirnya virus akan terkena daur ulang oleh sistem imun anda.

KUNCI KETAHANAN TUBUH ADA PADA AUTOPHAGY. Intinya anda harus menghindari munculnya insulin karena ini bertentangan dengan prinsip autophagy. Tujuan meminimalkan produksi hormon insulin ini bermaksud agar mencegah keluarnya hormon pertumbuhan. Sebagai tambahan, hormon insulin yang diproduksi pankreas dibutuhkan dalam pertumbuhan manusia, juga ternyata dibutuhkan virus dalam proses menduplikasi dirinya.Anda harus menghindari kondisi anabolic dimana ini adalah kondisi metabolisme yang disukai oleh virus, bakteri, dan lainnya. Metabolisme anabolic memicu pemenuhan kebutuhan nutrisi dari luar yaitu glukosa. Jika hormon insulin hadir artinya gkukosa ada dalam tubuh. Kelebihan glukosa mengakibatkan inflamasi dan bersifat oksidatif. Intinya sangat buruk untuk respirasi sel. Semakin terganggu respirasi sel tubuh anda ,maka akan anda semakin sakit. Semakin tidak sehat sel anda, semakin mudah anda terpapar virus dan bakteri. Semakin cepat anda berpuasa, semakin cepat sistem imun tubuh anda merespon.Salam sembuh sehat bugar tanpa obat dari Pontianak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *