URINE YANG BERUBAH WARNA SETELAH OLAH NAPAS DARI PESERTA LATIHAN ONLINE

Sejak sebulan ini saya punya kesibukan yang awalnya terdengar aneh. Saya melatih secara online ! Mengapa aneh mungkin hanya karena kebiasaan yang berubah. Tetapi intinya memang menyenangkan punya banyak teman baru di WA.
 
Apa topik yang ingin kita bicarakan kali ini ?
Saya menemui banyak hal baru dari teman teman di banyak daerah ini, terutama dari kiriman kiriman Wa mereka yang sekanjutnya dapat menjadi kajian bersama. Yaitu berubahnya warna urine sejak sebelum latihan dan sesudah latihan. Sayangnya karena keterbatasan jangkauan yang sangat jauh ke laboratorium saya hanya bisa memberikan hipotesa tentang biokimia dan bagaimana tubuh bereaksi.
Ada beberapa orang anggota online yang saya lihat sering menyertakan lakmus pH dan lengkap dengan foto urinenya. Semua diambil sebelum dan sesudah, jadi kita bisa melihat perubahan warna selama latihan olah napas.
 
Apa saja yang didapat ?
Secara visual terjadi perubahan warna yang berarti terjadi perubahan komposisi dalam larutan air seni tersebut.
Ada 3 hipotesa yang saya kemukakan yaitu
  1. Hidrasi / Penambahan Asupan Air
    Kandung kemih mengalami pengurasan cairan air seni lama yang berwarna, dan kemudian digantikan dengan larutan air seni baru yang datang cairan darah yang di saring ginjal dan ditampung kandung kemih kesannya menjadi lebih jernih.
  2. Penambahan Cairan Karena Hasil Olah Pernapasan Anaerob
    Kita ketahui bahwa selama melakukan pernapasan tersebut secara fisiolgi sifat tubuh kita berubah dari glikolisis yang aerob menjadi fermentasi yang anaerob ( Perlu saya ulang glikolisis ini merupakan tahap pertama dari respirasi aerob yang memproses glukosa menjadi energi. Tahap tersebut akan terjadi apabila ada oksigen di dalam jaringan sehingga di sebut dengan respirasi aerob ). Sedangkan kan dalam proses anaerob tubuh dan sel kita menyerap gula sebagai sumber energi dengan cara mirip fermentasi pada sel kanker ( sel kanker bekerja anaerob dan memakan gula ). Fermentasi tersebut adalah proses menghasilkan energi tanpa oksigen sehingga disebut juga sebagai respirasi anaerob. Pada fermentasi homolaktat dapat terjadi pada mikroorganisme serta hewan. Yang mana hasil akhir dari proses tersebut berupa asam laktat dalam jaringan serta dapat mengakibatkan adanya rasa capek. Ohya saya tambahkan hasil akhir pernapasan anaerob dalam fermentasi gula adalah enegi ( tenaga ), karbondioksida, dan air Karena adanya proses tersebut dan sel akan bertambah volume cairannya, Peningkatan cairan yang berlebih dibuang lewat ginjal dan kandung kemih sehingga urine akan lebih jernih.
  3. Koreksi Komposisi Pembuangan Cairan Urine Oleh Ginjal
    Tubuh kita mempunyai kemampuan koreksi terhadap apa yang dibuang tubuh melalui semua kelenjar pembuangan, BAB dan air seni yang terhubung dengan kandung kemih apabila semuanya berlangsung sehat sempurna. Artinya tubuh bisa “ memunguti “ kembali apa yang sudah dia buang kalau ternyata masih sel punya “ energi “ baru dari oksigen dan masih dianggap bermanfaat. Artinya ginjal akan mengambil dan menggunakan kembali sebagian atau semua protein, mineral, gula dan lain lain yang membentuk komposisi warna air kencing. Secara kodrati fungsi organ akan melakukan itu apabila nutrisi dan suplai oksigen untuk organ berjalan optimum. Itulah 3 hipotesa tentang mengapa urine kita menjadi jernih atau berubah setelah latihan pernapasan . Artinya anda lebih sehat kan ? So pastiiiii

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *