OLAH NAPAS DINAS PANGAN DAN PERTANIAN KAB BATANG – JAWA TENGAH

Saya sungguh tidak menyangka animo olah napas online begitu besar. Saya tadinya berpikir latihan ini hanya untuk mayarakat tertentu yang ingin menaikkan pH dan kekebalan tubuh yang selanjutnya mampu merusak daya hidup virus COVID 19. Rupanya edukasi ini juga bisa mengusir paranoid ( rasa takut ) masyarakat yang demikian masif sejauh apa yang bisa saya jangkau melalui internet dan medsos.

Kekhawatiran yang sangat berlebih ini kadang amat mengganggu dengan dugaan dan bahasa tubuh yang menyiratkan kata-kata “ ….jangan-jangan dia adalah…..” Ah ….hehehehe

Kebutuhan akan edukasi tentang pH dan segala potensinya yang mampu menyembuhkan banyak penyakit manusia sepertinya sangat familiar dengan SDM dari Dinas Pangan Dan Pertanian Kabupaten Batang. Pengetahuan tentang pH secara umum didapatkan dari kebiasaan mereka menganalisa dan meneliti karakter serta jenis tanah, jenis dan sifat tanaman dan pH yang secara langsung / tidak langsung berhubungan dengan tingkat produktifitas tanaman pangan.

Kepanjangan dari Potensial Hidrogen ini memang sangat universal dan hampir segala kehidupan dibumi tidak terlepas dari perannya. Ini sepemikiran dengan saya bahwa ada range ( kisaran ideal ) pH dari setiap makhluk hidup yang ada dimuka bumi ini, apakah yang bergerak atau tidak bergerak.

Gayung bersambut, setelah mengamati dan mengikuti pola latihan olah napas online selama 1 bulan yang saya selenggarakan secara intensif ( latihan setiap hari dengan sistem gugur ) ini, mas Susilo Heru ( begitu beliau saya panggil ) salah satu anggota WAG olah napas COVID 19 memperkenalkan diri sebagai Kadis Paperta di Kab Batang Jawa Tengah dan menyampaikan keinginannya untuk menyebarluaskan olah napas ini kepada semua pegawainya.

Surprise tentunya….Tentunya semua dilandasi pemikiran bahwa olah napas ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh para pegawai dengan bukti yang ilmiah dan logis serta penjelasan dapat “ ditelan “ oleh para intektual, menekan biaya pengobatan seminimal mungkin, serta membuang paranoia pegawai terhadap penyakit ini dalan kehidupan sosial tanpa kehilangan kewaspadaaan.

Latihan pertama pegawai Dispaperta Kab Batang dilakukan Jumat lalu, 29 Mei 2020, dengan tanpa mengabaikan protokol COVID 19 yaitu tetap melakukan social distance secara terbatas. Latihan ini berlanjut sampai semua pegawai mampu menguasai olah pernapasan beserta penjelasannya.Latihan ini dilakukan dengan 2 cara yaitu

  1. Secara offline yang langsung dipimpin mas Kadis Paperta
  2. Secara online dimana saya menjadi pendamping latihan mandiri setiap hari, dimana aba-aba dan perintah saya berikan dalam bentuk pesan suara yang disampaikan untuk semua pegawai.

( Saya pikir ini hal baru dan menarik karena materi diberikan dari Pontianak – Kalimantan Barat sedangkan latihan diselenggarakan diseberang lautan di Kab Batang ….. di pulau Jawa )Secara umum ada 2 kelompok WAG yang ikut pelatihan offline dan online jarak jauh ini, yaitu :kelompok WAG untuk pegawai Dispaperta Kab Batang yang memiliki penyakit degeneratif serta WAG untuk pegawai yang ingin menjaga kebugaran dan kesehatan untuk menghadapi COVID 19.Saya tampilkan kegiatan mereka pada Jumat kemarin. Semoga anda terispirasi, termotivasi dan tergerak untuk meniru secara positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *